Minggu, 08 Mei 2011

Tuhan, Aku Ingin Protes

Tuhan, kenapa sih kawan-kawan saya yang orang tuanya bagus, fasilitas pendidikan terjamin, kuliah di universitas ternama.. kenapa mereka santai sekali sih hidupnya? Pulang kuliah ke mall, belanja, nonton. Sedangkan saya.. saya harus berpikir bagaimana saya bisa bayar kuliah semester ini walaupun mencicil. Saya harus berpikir bagaimana saya bisa jajan, beli buku, belu bensin. Saya harus bawa bekal biar menghemat uang jajan.

Mereka yang mampu seakan-akan tak mengapa kalau bolos kuliah, nilai kuliahnya biasa saja, tak punya prestasi apa-apa. HANYA JADI MANUSIA BIASA

Dan ketika mereka lulus kuliah, mereka hanya meminta pekerjaan kepada orang tuanya. Orang tuanya dengan baik hati memenuhi segala kebutuhannya.

Tuhan, mungkin aku cemburu. Mungkin aku ingin jadi mereka. Tuhan, ketika mereka menyia-nyiakan uang orang tua mereka, rasanya ingin kutampar mereka, Tuhan. Aku malu meminta-minta uang kuliah, apalagi uang jajan.

Tapi aku baru sadar, mengapa Kau menempatkan aku dalam keterbatasan. Agar aku mengerti arti kerja keras. Agar aku menghargai jerih payah dan perjuangan. Agar aku menikmati proses, dan nanti bisa aku ceritakan kepada anak-cucuku.

Tuhan, aku ingin terus belajar. Berikan hamba-Mu ini kesempatan untuk terus belajar. Merasakan pascasarjana, belajar ke Sydney.

Amin :-)

4 komentar :

  1. Assalamu'alaikum kak :) Baca tulisan kk yg ini bikin aku jadi semakin semangat raih apa yang aku cita-citakan, karena aku sadar dalam hidup butuh perjuangan, seperti kk yg berjuang dalam kuliah kk :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perjuangan hidup bukan proses yang mudah, tapi percaya deh.. apa yang kamu tanam, akan kamu tuai dengan manis :)

      Hapus
    2. Iya kak ;) tetep nulis ya kak, ditunggu tulisan inspiratif lainnya. Btw, tulisan di tumblr kk lucu2

      Hapus
    3. aduuhhh gubrak kamu baca tumblr aku ya? hahahaha itu lagi konyol-konyolnya emang

      Hapus