Jumat, 29 Juli 2011

JSA XV : A step ahead in volunteerism

Standard
Selama hampir dua tahun menjadi volunteer anak jalanan, saya hanya aktif di tingkat rumah singgah. Hehehe.. Sepertinya tidak maju-maju ya. Pernah sih, satu kali hadir di acara temu anak jalanan tingkat provinsi tahun 2010. Tapi alhamdulillah, semua kegiatan tersebut sungguh membawa banyak pengaruh dan pengetahuan positif untuk saya.

Alhamdulillah, sebuah langkah baru terbuka. Awal Juli lalu, Sabtu (2/7) sampai Minggu (3/7), saya menjadi perwakilan dari Rumah Singgah Balarenik untuk menjadi relawan Jambore Sahabat Anak ke-15. Jambore khusus anak jalanan tersebut diadakan oleh Yayasan Sahabat Anak dalam rangka hari anak nasional.

dari kiri ke kanan : Jessi, Saya, Novi, Putri Primanda, RR Zulia


JSA XV diikuti oleh kurang lebih 1000 anak jalanan dari 100 rumah singgah di seluruh Indonesia. Ada kurang lebih 200 relawan yang turun sebagai pendamping dalam acara tersebut, termasuk saya. Saya juga membawa sahabat saya Jessi Carina dan Dimas Luqman berpartisipasi dalam JSA XV sebagai relawan.

JSA XV diadakan di dua tempat, hari pertama di Kebun Bintang Ragunan. Kemudian sore harinya kita berjalan bersama membentuk ular naga super panjang (dan membuat jalan kawasan ragunan macet total sampai ke Deptan) menuju Bumi Perkemahan Ragunan. Kami berkemah disana dan dibagi-bagi menjadi beberapa tenda. Saya, Jessi dan Dimas menjadi pendamping di tenda "Balap Karung" bersama belasan relawan dan beberapa anak jalanan dari rumah singgah lainnya. Salah satunya, Bina Anak Pertiwi dari Pasar Minggu (selain Balarenik ya.. hehe).

Kak Rezki sedang mengomando adik-adik tenda Balap Karung


Saya berkenalan dengan banyak relawan. Ada pula yang berasal dari luar jawa. Wah, senang sekali. Belum lagi adik-adik yang manis dan penuh semangat. Mereka sungguh mandiri (mungkin karena sudah terbiasa hidup di jalanan). Wajah dekil dan kumal tidak menjadikan kami enggan bercengkrama dengan mereka. Kami semua saling menyayangi. Sampai detik ini, komunikasi antaranggota tenda Balap Karung, baik relawan maupun adik-adik peserta JSA, masih terjalin dengan baik.

Harapan saya, semoga tahun depan saya bisa ikut lagi ya.. Hehehe.. Saya ingin membawa lebih banyak lagi kawan-kawan agar menghilangkan stigma mereka bahwa anak jalanan itu nakal, berandal dan kasar. Sesungguhnya mereka sama seperti anak-anak pada umumnya, senang belajar dan bermain. Namun keadaan dan lingkungan yang kurang baik menjadikan mereka putus sekolah, harus bekerja dan mempunyai perangai yang keras. Salam kepedulian.. ^_^

Photos Courtesy : RR Zulia Kusumawardani

0 komentar:

Posting Komentar