Selasa, 20 November 2012

I Hate Big Table!

Standard

Dear, blog..

Hari Selasa ini agak sedikit beda. Hari ini saya menjadi orang kantoran part time-an alias karyawan cabutan hehehe. Not very happy, tapi lumayan lah uang sakunya untuk kantong mahasiswa. Makanya saya ambil pekerjaan ini.

Beberapa kali saya jadi karyawan cabutan untuk perusahaan-perusahaan. Pekerjaannya sih, enak dan lumayan ringan (menurut saya). Tapi satu hal yang bikin saya gak betah, yaitu harus duduk di belakang meja seharian. OMG… that’s killing me softly.

Entah mengapa saya tidak begitu suka meja untuk bekerja (apalagi meja yang besar). Meja membuat kita terbatas gerakannya. Orang dari depan bisa saja melihat saya duduk rapi padahal belum tentu sikap kaki saya sedang dalam posisi bagus atau bahkan saya sedang memakai sandal (bukan sepatu kerja). Meja membuat kita mempunyai jarak dengan lawan bicara kita, dan jarak itu berarti. Dalam menghadapi klien, saya lebih suka bicara tanpa dihalangi meja. Suasana akan menjadi lebih rileks dan pembicaraan juga akan kena ke sasaran. Sesuai dengan karakter saya ketika praktikum lobbying, saya adalah tipikal yang mencari kenyamanan (dan terkadang suka modusin lawan bicara).

Well well, mau ngapain ya seharian begini. Semoga gak bosan di belakang meja dan jadi seperti ini :

Begini nih, kalau orang koleris sanguinis ada di balik meja :p
 Kalau saya punya meja di kantor nanti saya ingin yang transparan dan se-minimalis mungkin. I hate big table.   

BIG NO NO!

Nah, ini baru meja kerja idaman #kode


0 komentar:

Posting Komentar