Jumat, 24 Juli 2015

5 Hal Ini Membuat Harga Undangan Pernikahan Jadi Mahal

Standard
Hah, undangan begini doang segini?
Kok harganya gak masuk ya?
Padahal desainnya simpel, tapi kok mahal sih?


Undangan Begini Mahal Gak ya?
Sumber

Mungkin beberapa orang sempat bergumam seperti di atas saat tahu harga undangan yang akan dipesan. Ada undangan yang desainnya terlihat simpel, tetapi kok mahal ya? Eits, tunggu dulu! Jangan langsung nge-judge harga undangannya gak masuk akal. 

Ternyata eh, ternyata.. Ada beberapa faktor juga yang bisa menentukan harga undangan pernikahan menjadi murah atau mahal. Mungkin beberapa faktor malah tidak terlihat di desain undangan. Sebagai tukang cetak undangan, saya juga mendengar beberapa cerita customer yang mengeluhkan harga undangan mahal (di tempat lain sih, untungnya bukan di tempat saya hehehehe). 

Berikut saya rangkum berdasarkan pengetahuan dan pengalaman apa yang membuat harga undangan menjadi mahal atau bahkan murah. Monggo disimak :) 



1. Jumlah Undangan

Semakin banyak undangan, semakin murah. Bener gak, sih?

Undangan Banyak, Jadi Murah
Sumber : bit.ly/undanganbekasi

Betul sekali. Semakin banyak, maka harga undangan akan semakin murah. Sebaliknya, semakin sedikit justru akan membuat harga undangan semakin mahal. Jadi sistemnya mesin cetak itu cost-nya adalah per satu kali naik cetak. Kalau naik cetaknya 500 pcs, maka ongkosnya akan terhitung murah daripada naik cetak 300 pcs, apalagi 100 pcs. Makanya ini bisa menentukan harga undangan.


2. Bahan Kertas & Jenis Tinta

Undangan dengan jenis kertas unik dan tinta emas
Sumber

Bahan kertas dan jenis tinta yang digunakan juga bisa menentukan harga undangan. Bahan kertas yang biasa dipakai saat undangan macam-macam. Ada kertas BW, Art Carton, Art Paper, Photo, Jasmine, Sirio, dan lain-lain. Beda bahan, pasti beda harga (FYI art carton aja ada beberapa jenis tuh).

Belum lagi tinta yang digunakan, kalau kamu pakai tinta emas atau perak di nama pengantin atau bagian undangan lainnya, ini juga bisa menambah biaya undangan. Proses pengerjaan foil ini terpisah dari proses mencetak huruf-huruf lainnya pada undangan. That's why harganya akan bertambah.


3. Potongan Kertas

Suka lihat undangan yang bentuk potongannya melengkung-lengkung unik?

Potongan Melengkung
Sumber
Termasuk potongan amplop lho geiz, potongnya juga pakai pisau pond
Sumber

Itu motongnya gak manual lho, yaiyalah gempor kalau guntingin satu-satu hehehe.. Supaya hasil potongannya rapih dan sudut potongannya beraturan, maka potongnya harus pakai mesin. Mesin potong itu punya pisau khusus namanya pond. Nah, untuk membentuk pisau pond yang sesuai dengan motif undangan, maka pond-nya harus dibuat terlebih dahulu. Nah, tuh! Pisaunya aja bikinnya berapa. Pantesan mahal ya.. Hehehe...

Kecuali sang percetakan sudah pernah membuat atau punya pisau pond dengan potongan yang sama. Ini bisa menekan biaya produksi. Jadi kalau kamu mau bikin undangan custom dan dengan potongan meliuk-liuk, siap-siap mahal ya.


4. Proses Pembuatan

Undangan Hard Cover
Sumber
Undangan secara umum dikenal dengan 2 jenis, undangan blanko, dan undangan hand made. Undangan blanko akan lebih mudah dikerjakan karena sudah ada templatenya. Berbeda dengan undangan hand made yang benar-benar dibuat dari awal. Undangan hand made sudah pasti memiliki harga yang lebih tinggi dari undangan blanko.

Selain itu, ada juga undangan soft cover dan hard cover. Undangan hard cover relatif lebih mahal karena pengerjannya yang memiliki beberapa langkah. Seperti melapisi board hard cover-nya dulu. Kemudian direkatkan dengan bagian undangan yang lain. Hemm... Makanya relatif lebih mahal. 

Oke, jadi ini kita simpulkan semakin ribet atau semakin banyak langkah pengerjaan undangan, maka akan semakin mahal.


5. Finishing Undangan

Undangan dengan aksen pita, hiasan, pop-up, memang lucu ya. Tetapi memasang benda-benda ini di undangan bisa meningkatkan cost. Berbeda dengan pencetakan huruf di undangan yang menggunakan mesin, finishing undangan justru harus dilakukan satu-satu. Iya dong, pasang pita dan lain-lainnya harus dilakukan oleh tangan manusia, bukan mesin.

Finishing Pakai Renda dan kancing
Sumber
Undangan Pop Up
Sumber


Selain itu ada juga cost yang menambah mahal undangan, yaitu laminating. Undangan biasanya menggunakan laminating Doft atau Spot UV. Kalau laminating doft itu yang keset-keset gitu pas dipegang. Sedangkan kalau spot UV adalah hasil laminating yang doft tetapi ada bagian yang timbul lincin di tengah-tengah (kayak cover buku gitu).

Contoh pengerjaan laminating Spot UV
Sumber

Nah semua biaya finishing undangan itu dihitung per-pcs undangan yang dikerjakan, jadi gak satu kali naik cetak seperti mesin.



Nah, itu dia 5 faktor yang dapat membuat undangan semakin mahal atau justru semakin murah. Semuanya dikembalikan lagi ke calon pengantin mau memesan undangan yang seperti apa. Tulisan ini hanya sekedar membuka wawasan supaya gak bingung lagi kenapa kok mau pesan undangan harganya mahal-mahal hehe.

Intinya, kalau kamu mau pesan undangan custom atau dengan desain sendiri atau lihat yang di Pinterest lucu-lucu, maka siapin bugdet lebih ya :) 


Sampai ketemu di tips wedding lainnya!

28 komentar:

  1. wah. untungnya saya sudah nikah.
    nanti kalau anak mau nikah uda berapa ya harga undangan? *mikirnya dari sekarang* hahaha

    makasih kak wid, sharingnya :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama Mba... Iya nih, alamat harga kertas makin lama makin mahal hemm

      Hapus
  2. ^_^ aku waktu nikah gak tau bahan nya, asal tunjuk aja yang begini, begitu, ada ininya, bla bla bla.. IDR 9500 (udah di diskon pula karena banyak) itu beberapa tahun yang lewat..


    Ikutan 1st giveaway aku yuukk makk..
    http://beautyasti1.blogspot.com/2015/07/beautyasti1-first-giveaway.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah pasti undangannya keren ya mba, soalnya harganya hampir 10 ribu

      Hapus
  3. iyaah betul, semakin banyak jumlah undangan semakin murah harganya. musti jeli memilih2 undangan biar gak berat di budget hehe :D keren sharingnya mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah selain banyak pilih juga desainnya yang gak ribet kalau mau dapet harga murah hehehe

      Hapus
  4. biar bermanfaat, mungkin dipikirkan undangannya dalam bentuk barang ya mba. misal kalender sepeprti gambar di atas, mug dsb.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah bisa juga tuh! Nice idea :)

      Hapus
  5. kalau undangannya mahal, pas mau milih kado jadi mikir-mikir pula ya mbak. Hehehee..

    Alhamdulillah, pas saya menikah dapat cetakan undangan gratisan,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, alhamdulillah... Berkah calon pengantin ya mba :)

      Hapus
  6. iya mbak memang kalo bikinnya susah jadi mahal ya mbak..butuh ketelatenan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak,, karena ada beberapa pengerjaan yang gak bisa pakai mesin. Harus satu-satu pakai tangan.

      Hapus
  7. Wah..bagus-bagus bentuk undangannya Mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, yang gambar di atas itu mostly ambil di pinterest. Hehehe

      Hapus
  8. saya sih dulu model undangan yang biasa aja ngak ribet dan mahal krn cuma buat di baca abis itu di buang juga heheheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tetapi biarpun hanya sekali dibaca diusahakan tetap memberikan kesan yang baik buat para undangan :)

      Hapus
  9. menarik infonya mbak, saya bookmark deh
    siapa tahu kalo butuh bisa ngambil gambaran dari sini :)

    pengennya sih bikin yang simpel, tapi unik gitu dan berkesan...

    BalasHapus
  10. Kalau saya enak bikin sendiri. Hihihi... alhamdulillah bisa.
    Tapi sebagai pembuat kriya tangan, saya juga sering kesal jika dikatakan, "cuma gitu saja?" giliran diberi bahan dan diajarin... mulai deh paham susahnya dan bilang, "gratis saja ya?"
    #curcol di kunjungan pertama. salam kenal...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe itulah kendalanya handmade, masih belum banyak yang bisa menghargai ya. Mungkin di samping kalau kebutuhan undangan juga banyak, jadi lebih banyak yang cari harga murah

      Hapus
  11. Yang pasti undangan handmade memang akan lebih keliatan berkelas dan punya ciri khas sendiri yaaaa. Btw, Capek ngga sih mak buat pesenan undangan handmade satu-satu. Aku buat satu aja nggak sanggup kayanyaaaa. Weheheheee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Capek pasti, cuma karena passion jadi santeyyy hehehehe

      Hapus
  12. joss info nya, ada tampilan ada harga. Undangan Handmade itu rasanya kaya motor Ducati atau mobil Ferrari.. handmade style

    Mohon tips membuat Undangan Nikah Sederhana Murah tapi memorable.. Thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh juga, terima kasih untuk input topiknya ya :)

      Hapus
  13. Kenapa Undangan diverikan label oleh pencetak? Menurut saya sebagai konsumen itu tidak perlu,,, kalaupun perlu labelnya kecil saja bahkan sekecil kecilnya,,, kenapa saya bilang tidak perlu? Undangan itu di bayar dengan harga mahal oleh pembeli, bukan disponsori oleh pencetak. Kecuali undangan itu dsponsori walaupun sedikit its oke gk msalah. Tp kalau dibeli, ada hak pembeli untuk tidak mnampilkan label pencetak. Terima kasih, toling dijawab yaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah iya ini juga!

      Saya termasuk yang 'gak berani' kasih nama label percetakan di undangan pesanan, karena kalau menurut etikanya harus izin dulu sih ke customer. Mereka berkenan atau enggak, karena kan itu bentuk promosi.

      Itu kembali lagi kepada masing-masing pembuat dan pemesan undangan. Jika memang keberatan, sebaiknya pemesan bilang ke vendor undangan agar tidak dicantumkan. Tapi kalau tidak keberatan, ya tidak apa-apa.

      Hapus
  14. juga menunggu postingan tentang vendor dokumentasi nih...
    semoga yg pny blog masih 'sadar'. hehehe :D :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. masih-masih.... masih bangun kok ini hahaha.
      Terima kasih untuk input topiknya :)

      Hapus