Kamis, 31 Desember 2015

Biaya Tak Terduga Menjelang Pernikahan

Standard
Hola hola.. Jumpa lagi dengan wedding blogger ala-ala di penghujung tahun.

Membahas pernikahan itu gak jauh-jauh dari membahas bugdeting. Duit duit yang dialokasikan untuk pernikahan memang tak sedikit dan sebaiknya harus direncanakan secara matang. Kebayang gak sih, gimana kalau mau mendekati hajatan ternyata perhitungan uang kita salah dan jadinya KURANG BANYAK.

PEDIIIIH MAAKKKK......

Jangan sampai habis malam pertama malah kelilit hutang ya. Na'udzubillah.

Berbekal pengalaman terkini, saya mau berbagi tentang biaya apa sih yang tak terduga (bahkan) menjelang pernikahan? Iya, sebelum hari H acara pun kita bakal banyak keluar budget. Buat apa? Nah, simak di sini yaaa :)



1. Kamu bakal keluar banyak duit untuk LAMARAN

Acara lamaran atau khitbah biasanya tertutup bagi keluarga dan kerabat yang sangat dekat. Meskipun skalanya jauh lebih kecil dibandingkan resepsi kamu, acara lamaran juga bisa memakan banyak biaya. Apalagi kalau keluarga kamu dan calon besan sama-sama keluarga besar. Sebaiknya, masukkan juga acara lamaran dalam perencanaan biaya nikah kamu.

Untuk biayanya sih, standar. Paling besar di bagian makanan. Kamu bisa pilih catering atau tukang masak jika ingin mendapatkan jumlah makanan lebih banyak dengan harga lebih hemat.

Gak cuma makanan, tapi ada juga biaya tak terduga lainnya :
1. Biaya manggil Pak Ustadz sebagai MC/juru bicara (biasaya pihak cewek 1, pihak cowok 1)
2. Biaya undang Pak RT sebagai saksi kamu dilamar
3. Biaya bingkisan balasan untuk besan
4. Biaya bingkisan untuk saudara-saudara yang datang (mereka pasti bawa makanan, kita balas lagi dong)
5. Biaya tiket saudara dari kampung (jika ada)
6. Biaya penginapan saudara dari kampung (jika ada)
7. Biaya sewa speaker (sewa aja ke pengajian ibu-ibu terdekat biar hemat)

2. Kamu bakal keluar banyak duit untuk PENGAJIAN

Sehari sebelum hari H, biasanya akan ada pengajian di rumah mempelai wanita dan mempelai pria. Pengajiannya bisa panggil ibu-ibu atau bapak-bapak setempat. Oleh karena itu kamu harus mempersiapkan budget untuk :

1. Snack para hadirin
2. Nasi box para hadirin
3. Souvenir pengajian
4. Buku pengajian pernikahan (kalau mau irit, pakai fotocopy)
5. Sewa speaker (lagi, pinjem pengajian setempat aja)
6. Amplop buat Ustadz/Ustadzahnya
7. Ada juga yang anggota pengajiannya minta diamplopin (kondisi berbeda-beda tiap RT ya hahaha)

3. Kamu bakal keluar banyak duit untuk SURAT NIKAH 

Jangan kamu pikir nikah cuma ijab qobul aja, trus sah, trus resepsi. NOOOOO.....
Pernikahan kamu juga wajib dicatatkan oleh negara supaya anak-anak kamu kelak punya Akte Kelahiran dan gampang urus dokumen-dokumen kependudukan. Maka, siapkan juga dana untuk mengurus surat nikah.

Kalau kamu gak mau ribet, biasanya ada petugas RT/RW setempat yang menawarkan jasa pengurusan surat nikah. Kemarin saya ditawarin Rp 1.100.000 beres. Itu baru pihak perempuan, lho! Belum ditambah dengan surat nikah pihak lelaki yang harus diurus terpisah. Mayan ya.. Buat tiket ke Yogya gitu. Hemm...

Oleh karena itu siapkan juga dana untuk :
1. Biaya urus surat numpang nikah ke : RT, RW, dan Kelurahan
2. Biaya urus surut numpang nikah ke KUA domisili calon pengantin pria
3. Biaya urus surat nikah ke RT
4. Biaya urus surat nikah ke RW
5. Biaya urus surat nikah ke kelurahan
6. Biaya urus surat nikah ke KUA domisili tempat pernikahan

Fyi, biaya surat nikah di KUA sekarang 600rb dan disetor via Bank (okedeh, mulai transparan). Tapi pas nyerahin struk banknya malah petugasnya bilang "nanti penghulunya diongkosin yah, neng"

"Berapa, Pak?"
"Ya.. Berapa aja lah. Masa' tega sih, neng sama penghulunya"

YA SAMA AJA YAA..... *ketawa mringis*

Yowes, pokoknya siapken juga amplop dan bingkisan untuk Pak Penghulu ya.
Ingat.. Wali, Saksi, dan Penghulu adalah KOENTJI.

Baik-baik sama mereka ya :*




11 komentar:

  1. Yaps. Setuju. Sesederhana apapun pernikahan pasti makan banyak biaya. Tapi untungnya pas aku lamaran lagi pagi bulan puasa, jadi irit biaya makan haha :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, berkahnyaa... hehehhe. Meskipun biayanya banyak tapi rejeki selalu dicukupkan Alloh, insyaAlloh :)

      Hapus
  2. Ndeeh maaak....
    Mari kita bookmark untuk postingan ini hahahaha.. Kali aja perlu thn depan syalalala

    BalasHapus
    Balasan
    1. plis jangan ngelongkapin aku ya mut :))

      Hapus
  3. wah bagus nihhh supaya bisa nyiapin anggarannya :)
    udah gitu, bisa dicari poin mana yang bisa dihemat.. misalkan untuk juru bicara, supaya gak bayar coba minta bantuan orang yang dituakan di keluarga besar.. untuk pengajian, pilih jam yang memungkinkan untuk kasih snack aja tanpa makan siang.. misalnya jam 8-10 pagi.. bukan pelit sih.. tapi kalo ada yang bisa dihemat, kenapa nggak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe bener juga, jadi bisa diestimasikan mana yang bisa dihemat ya :)

      Hapus
  4. wah Widya keren nih, jadi kapan akad nikahnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. doaken mba, sedang merencanakan hehehe

      Hapus
  5. Wah, penghulunya minta diamplopin...

    BalasHapus
  6. mbaaa makasih banyak info-infonyaaaaaaaaaaaaaa

    BalasHapus