Kamis, 14 September 2017

Tipe-tipe Calon Pengantin saat Memesan Undangan



Kamu tipe yang mana?
Foto : Pribadi
Profesi saya selain ibu rumah tangga adalah tukang jual undangan. Yaps, saya buka lapak percetakan undangan pernikahan dan khitanan secara online, namun tetap bisa lihat sampel-sampel undangannya juga di rumah. Selama 3 tahun jualan undangan, saya bertemu dengan banyak sekali pasangan dengan berbagai karakternya. Kadang bikin adem, kadang bikin ikutan senewen, kadang bikin ngakak :D


Kayak gimana aja sih, tipe-tipe pasangan yang pernah pesan undangan ke undanganbekasi.com ? Berikut saya coba rangkum pengalaman tim kami.

1. Tipe Pasangan Kompromi

Kebanyakan pasangan yang memesan adalah mereka yang mau berkompromi satu sama lain. Saling bertukar pikiran, kira-kira cocoknya undangan mana yang mewakili selera kedua mempelai. Kalau menghadapi customer yang begini sebenarnya biasa saja. Seperti biasanya, mereka bertanya, saya menjawab. Mereka curhat keinginan atau kebutuhan undangannya seperti apa, saya memberikan saran. Lalu mereka berdiskusi memilih.


2. Tipe Pasangan Kompromi, tapi Ngotot

Selain yang berkompromi (secara wajar), ada juga yang berkompromi pakai otot alias bertengkar. Ada yang bertengkar cuma sinis-sinisan, ada juga yang suaranya tinggi. Yang ini bikin deg-deg serrrr... Gimana rasanya berada di tengah dua pasangan yang lagi bertengkar? Ga enak banget pasti hahahaha. Mau ngasih saran, takut. Dibiarin malah bertengkar mulu. Haduuuhhhhh tipe begini yang bikin serba salah.


3. Tipe Lovebird

Yeaaa... Punya bisnis yang berhubungan dengan pengantin artinya kita akan berurusan dengan dua insan yang sedang jatuh cinta. Sebenarnya semua customer pasti sedang jatuh cinta dan bahagia sih, cuma kadang ada yang lebay. Hahaha... Ada aja pasangan yang hobinya mepet-mepet mulu, manja-manjaan di depan saya (lho!). 

Kalau masih cuma ucapan sayang mah, it's okay ya. Gimana atuhlah rasanya berada di tengah dua insan jatuh cinta sayang-sayangan, cubit hidung, gemas-gemas, haduuuhhhh..... Salah tingkah juga kan. Hahahahaa... Apalagi waktu saya belum nikah, kalau ketemu pasangan dimabuk kepayang begini malah jadi baper. Sekarang mahhhhhh... biasa aja. Cuma pingin nimpuk pake tisu. Woi mesra banget woi :D Tapi di sisi lain bahagia juga ya, mereka terlihat sangat saling mencintai <3 div="">


4. Tipe Ngariung

Pernikahan adalah menyatukan dua keluarga, bahkan sampai ada juga yang memesan undangan sambil membawa kedua keluarga. Orang tua ikut, calon mertua ikut, sampai kakak, adik, keponakan juga ikut. Alhamdulillah semuanya pengertian, jadi kalau lagi ramai begini kita semua duduk di lantai. Hehhehehehe... Maklum, ruangannya tidak terlalu besar :D

Terkadang yang seru dari pasangan tipe begini adalah milih undangannya lamaaaa buangetttt. Atau si ortu maunya apa, si camer maunya apa, pengantinnya maunya apa, gak ketemu. Akhirnya pesan dua jenis undangan berbeda :D


5. Tipe Terserah

Seperti judulnya, sang calon pengantin pasrah dipilihkan model undangan oleh pasangannya. Kadang ada yang cewek pasrah dipilihin yang cowok, tapi kebanyakan yang cowok pasrah dipilihin sama pengantin ceweknya. Ya iya lah! Itu kenapa undangan bunga-bunga masih laris manis. Hehehe... Kayaknya gak banyak juga cowok yang suka undangan model bunga-bunga shabby chic. 

Tapi seneng juga ya yang model begini, mengizinkan para perempuan mewujudkan dream wedding dengan segala konsep yang kita inginkan. Hihihi.. Asiiik!!! Mas bojo waktu nikah juga tipe yang ini. Model undangan saya yang pilih, beliau tinggal terima jadi dan minta sebagian jumlah untuk keluarganya. Doa dan harapannya semoga seterusnya setelah pernikahan selalu diizinkan belanja atau mendekor rumah sesuai yang kita inginkan. Aamiin... Pokoknya gak boleh protes kalau dekornya bunga-bunga. Gaboleh! :D

Yang repot adalah kalau kedua pengantin sama-sama tipe terserah. Waduh, berabe deh! Gak beres-beres ni nentuin model undangannya. Atau ada juga yang awalnya tipe terserah tapi ujung-ujungnya ngambek kayak :

"aku mau yang ini"
"tapi yang ini bagus"
"yang ini warnanya kurang oke"
"yaudah terserah kamu"
"yang ini ya?"
"gak tau ah, bagusan yang itu"

TERSERAH TAPI NGAMBEK YHAAAAA
Pusink.

Kalau kamu tipe yang mana nih kira-kira? Hayoooo.... wkwkwkwkwk









10 komentar :

  1. Saya dulu tipikal yang suka ngejar-ngejar yang bikin undangan, Mba. Abisnya khawatir kalau nanti undangannya selesai molor dari jadwal :p

    BalasHapus
  2. aku dulu gk pake undangan. Ceritanya go green hemat kertas #pret.

    BalasHapus
  3. Tipe apa ya? *Mikir sampai brojol anak kedua ��

    BalasHapus
  4. Tergelitik sama tipe ngariung, hihihi. Sampe rombongan gitu ya buat bikin undangan, tapi setiap keinginan jadi terwakili kalo gitu ya mba.

    Yg tipe lovebird, rasanya pengen nakol aja wkwkwk

    BalasHapus
  5. Walau nikah di Jakarta, tapi resepsinya kami di kampung. Sesuai tradisi, maka untuk mengundang sanak famili, maka diutuslah salah seorang anggota keluarga yang menetap di kampung, karena dia lebih hafal siapa saja yang harus diundang dan dia juga tahu dimana rumah mereka.

    BalasHapus
  6. Kalo saya dulu pesanan undangan cari yg murah aja, niatnya gak nyebar undangan malah pada nagih minta undangan

    BalasHapus
  7. Wah ternyata milih undangan juga ada tipe calon pengantin yang mau pesennye, heihih kirain mereka ribet pas milih wedding makeup dan katering aja ternyata milih undangan juga ada aja yang ribet yah mbak

    BalasHapus
  8. Kayaknya aku masuk ke tipe 'terserah apa bagusnya deh yang penting nikah' hehehe..

    BalasHapus
  9. wih keren mba, tau gt kmaren mesen di mba aja hihi

    BalasHapus
  10. Ada-ada aja, ternyata tipe terserah itu tipe yang paling repot. Ahahahahaha

    BalasHapus