Minggu, 26 Juni 2011

Breaking The Limits 2

Standard
Ini praktek event organizer pertamaku bersama kawan-kawan PANGLIMA. Seminar motivasi ini berjudul "Breaking The Limits 2" (karena yang pertama sudah pernah diadakan Mei 2010 lalu), pembicaranya sahabat saya Kak Ramaditya Adikara. Bangga sekali melihat semangat kawan-kawan yang terus membara walau berbagai aral melintang dalam proses pelaksanaan acara ini.

Saya sendiri di acara ini bertindak sebagai Public Relations acara. Wah, ternyata sungguh berat menjadi seorang PR. Oleh karena itu, sebagai sarana belajar saya harus bisa mem-PR kan diri saya sendiri (hehehe..). Berikut saya sampaikan press release dari Ibu Elvira Suryani, Humas Universitas Islam 45 Bekasi tentang acara ini.

Panitia Seminar - PANGLIMA

___________________________________________________________________________________

“BREAKING THE LIMIT 2”


Ramaditya Adikara saat membawakan materi Sesi I


Keterbatasan bukanlah hambatan untuk meraih kesusksesan. Inilah yang diberikan pada Seminar Motivasi,Sabtu (25/6) dengan tema “Breaking The Limit 2” yang bertempat di Aula Fakultas Pertanian Unisma Bekasi.

Seminar Motivasi yang di gagas oleh Himpunan Mahasiswa Komunikasi ini mengundang salah satu pembicara yang memiliki keterbatasan namun sukses menembus keterbatasan tersebut. Ramaditya Adikara seorang trainer Tuna Netra yang membagi pengalamannya bagaimana menembus keterbatasan yang ia miliki sehingga ia bisa bersaing dengan manusia normal lainnya.

Peserta Seminar Motivasi yang hadir dari berbagai kalangan yakni, mahasiswa Unisma sendiri, pelajar dan masyarakat umum terpukau dengan kemampuan Ramaditya yang bisa memainkan Komputer layaknya manusia normal,

Turut hadir dalam mendukung acara seminar tersebut adalah Wakil Rektor III Unisma Bekasi, (Dindin Abidin, Msi.), Dekan Fakultas Komunikasi, Sastra dan Bahasa (Andi Sopandi, MSi.), Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi (Tatik Ruswartatik,S.Sos) berserta beberapa orang dosen Fakultas Komunikasi, Bahasa dan Sastra lainnya.

Ramaditya membagi presentasinya ke dalam empat sesi diantara; bercerita pengalaman masa kecil, mengupas tentang fungsi otak, menghidupkan motivasi pribadi, dan membangun mind set positif dengan mengaktifkan nilai-nilai religious.

“Tantangan yang bisa mengganggu niat baik manusia adalah nafsu. Meski memiliki niat yang bagus, jika manusia tidak “Move”, maka tidak akan terjadi perubahan apa-apa.” Ungkap Ramaditya kepada peserta seminar.

Presentasi dan diskusi menarik peserta dengan pemberian doorprize dari pembicara sendiri. Tidak hanya doorprize, ada bintang tamu yang kebetulan tuna netra juga dihadirkan untuk berbagai pengalaman dengan peserta seminar. Bagaimana “Mbak Caroline” panggilan akrabnya yang berprofesi sebagai DJ mampu bersaing rekan se-profesinya yang tidak memiliki keterbatasan.

Dengan adanya Seminar Motivasi ini, Ketua Panitia (Jesicarina) berharap dapat menumbuhkan semangat berkarya dikalangan mahasiswa,pelajar dan masyarakat umum yang masih memiliki fisik normal untuk berbuat lebih banyak dibanding mereka yang tuna netra. Tutur nya saat di temui tim Genius di tempat acara. (Elvira Suryani)

0 komentar:

Posting Komentar