Rabu, 17 Maret 2010

Maaf ya blog, jadi pelampiasan sakit hati saya..

Standard
Blog, relakan ruangnya sedikit untuk saya cerita sekarang.

=================================================================


Bayangkan, kalian mempunyai anak. Bayangkan, ketika anak-anak kalian butuh kasih sayang dari kalian. Dan jika kalian tak mampu meluangkan waktu untuk mereka, apa yang anda rasakan? Sakit? Iya.

Bayangkan, jika anda memohon untuk diberi waktu untuk anak anda, namun yang terjadi malah anda dilecehkan, juga anak anda direndahkan, dianggap sepele, apa yang anda rasakan? Sakit? Sangat! Saya hampir menangis.

Saya hanya ingin meminta libur di hari minggu untuk mengajar anak-anak rumah singgah, seperti apa yang saya lakukan selama ini. Namun, bulan ini jadwal saya seperti kurang bersahabat. Saya bekerja di sebuah instalasi farmasi rumah sakit. Mengharuskan saya siap bekerja 7 hari seminggu. Saya tak bisa mengajar di hari biasa karena jadwal saya yang tidak menentu.

Tadi saya meminta jadwal kepada atasan saya untuk tidak berdinas pagi atau siang di hari minggu (kalau dinas malam saya masih bisa), namun atasan saya tak mengizinkannya. Entah apa yang terjadi ya, teman-teman saya pun malah mengolok-olok saya.

Saya mengerti mungkin mereka mengira saya egois. Namun, saya juga tidak berleha-leha di hari minggu. Saya mengajar rumah singgah. Tapi apa, tiada satu pun yang bisa mengerti apa yang saya lakukan. MALAHAN MEREKA MERENDAHKAN ANAK-ANAK SAYA.



Anak-anak saya memang anak jalanan, namun mereka punya semangat yang tinggi untuk belajar. Jika tidak, buat apa mereka rela belajar dan bermain dengan saya di hari Minggu yang seharusnya mereka juga beristirahat, liburan, atau bahkan membantu orang tua?

Anak-anak saya memang kumal, tidak sebersih anak-anak rekan kerja saya. Namun hati mereka bersih. Niat mereka tulus untuk belajar. Dan mereka selalu bersikap sopan kepada kakak pengajarnya.

Anak-anak saya membutuhkan saya. Dan saya pun jatuh cinta kepada mereka.


Ya Rabb, berikan jalan terbaik. Izinkan saya untuk tetap bersama mereka.
Amin.



====================================================================

2 komentar:

  1. suatu kebaikan yg terpuji kadang tdk berjalan dengan ap yg kita inginkan, karna terhalau suatu kewajiban yg harus. sya yakin, orang yg merendahkan mbak, lebih rendah akhlak'a dari pada mbak.

    BalasHapus
  2. Terima kasih untuk blog yang menarik

    BalasHapus