Sabtu, 23 September 2017

Tsamara Resto & Function Hall, Restoran di Bekasi yang Instagram-able

Standard
Menghabiskan waktu bersama keluarga dan orang-orang tersayang memang menjadi momen yang menyenangkan. Sudah selayaknya kita juga menghabiskan waktu bersama di tempat yang menyenangkan juga. Apalagi kalau setiap sudut lokasinya instagram-able. Pasti mau kan? Bisa sambil foto-foto buat diupload ke sosial media. Hihihi..

Awalnya saya juga tahu restoran ini dari postingan seorang teman di sosial media. Lalu sempat cari di Zoomato juga lokasi restoran di daerah Bekasi. Berhubung dekat dari rumah mertua, jadi kami sekeluarga iseng nekat jalan aja tanpa rencana. Kemudian kami menyesal karena gak pakai baju yang keren-keren. Hahahaha.. Lokasinya bagus pake banget.


Mengenal Tsamara Resto & Function Hall

Tsamara Resto & Function Hall berlokasi di Jl. Raya Hankam, Jatisampurna, Kota Bekasi. Ini ibaratnya ujung Kota Bekasi banget, berbatasan dengan Kab. Bogor (Cibubur, Cileungsi) dan Jakarta Timur (Pondok Rangon). Namun jangan khawatir, akses kendaraanya tersedia kok. Mudah dijangkau dengan keluar tol JORR gerbang Jatiwarna, belok kiri aja terus jangan belok-belok. Nanti lokasi Tsamara Resto ada di sebelah kiri jalan. Papan namanya gede buanget. Pasti jelas lah ya kelihatan, gak bakal nyasar. Akses angkutan umum juga bisa naik KR dari Pondok Gede.

Begitu masuk ke restoran, parkirannya cukup luas juga dan FULL. HUAAAA.... Resto macam apa ini parkirnya sampai full padahal bukan jam makan siang. Hehehe.. Saya datang sekitar jam setengah 3 sore. Ternyata selain restoran ada function hall, salon, dan pijat. Lalu kepingin pijat, tapi nanti gak foto-foto. Hemmm.... Dilema yang gak penting.

Restoran yang Instagram-able

Jujur, saya suka banget dengan Tsamara Resto ini. Ada berbagai macam ruangan makan. Ada saung, ada piknik di tenda (reservasi dulu), ada area teras, ada area bar, ada area VIP yang ruangannya kayak rumah Princess Syahrini. Mewwwwaah dekornya, dengan kristal dan buket bunga besar. Meja kursi juga besar dan bergaya klasik eropa. Saya makan di ruangan VIP. Kalau lagi gak ramai, kita bisa pilih mau makan di area mana. Namun kalau lagi ramai, yang ada aja tablenya alhamdulillah. Gak perlu sedih, setiap ruangan pasti kece-kece banget buat difoto.

Pemandangan Tsamara Resto dari pintu masuk
Dokumentasi : Pribadi

Lantai atas : sofa santai dan tanaman hidroponik
Lantai bawah : Restoran berkonsep bar dan teras dengan nuansa shabby chic
Dokumentasi : Pribadi

Air mancur
Dokumentasi : Pribadi

Menurut saya, sang pemilik restoran sudah merancang seapik mungkin restoran ini. Setiap area memiliki ciri khas dekorasi tersendiri, bahkan function hall-nya pun bergaya minimalis skandinavian. Functionnya bisa digunakan berbagai kegiatan seperti ulang tahun hingga pernikahan. 

Area piknik, cocok untuk piknik bersama keluarga dan foto-foto
Dokumentasi : Pribadi


Salah satu keasyikan restoran ini juga adalah mau difoto dengan kamera HP biasa pun tetap bagus. Gak perlu effort posisi capek-capek, udah bagus aslinya. Tinggal kitanya aja dandan bagus hehehe. Lha kok, jadi foto-foto ya. Padahal ke restoran doang :D Gak apa-apa kok, banyak juga yang niat bawa DSLR sampai mirrorless ke restoran.

Makanan di Tsamara Resto

Restoran ini mengusung konsep restoran keluarga, makanya jangan heran meja makannya panjang-panjang dan kursinya banyak. Memang untuk tempat ngeriung. Menu makanannya lumayan beragam, seperti seafood, masakan indonesia, spagetti, dan lainnya. Ada hidangan pembuka dan penutup juga. Harga kisaran 30-80k per porsi. Ada juga paket berenam atau bersepuluh. Kemarin saya makan sekeluarga bertujuh habis 390k sudah dengan tax and service.

Nuansa klasik nan mewah pada ruangan VIP
Dokumentasi : Pribadi

Nah, minusnya di Tsamara Resto adalah penyajian makanan yang lamaaaa buanget. It's okay lah! Kita pun nunggunya gak bete karena asik foto-foto. Hahahaha. Asal naruh tas aja dan bilang ke waiternya mau keliling dulu. Ya udah deh, gak kemana-mana juga itu makanan. Waktu nunggunya kira-kira satu jam, mungkin karena pengunjungnya ramai banget ya. Jadi kalau ke sana, begitu datang pesan menu aja dulu. Nanti ditinggal foto-foto aja, kalau udah laper baru balik lagi ke meja :D

Yasmin berfoto dengan nenek (ibu mertua saya)
Dokumentasi : Pribadi

dan TER-AM-PU-NI karena spagetti tuna-nya rasanya enak. Spagetti tuna dimasak ala aglio olio dengan rawit. Gak tau kenapa spagetti tumis pake cabe rawit itu kok enak yaaaaaa :D

Oh, iya kalau kamu mau makan sekeluarga dengan konsep piknik ala-ala di depan tenda, kamu bisa reservasi H-7 hari. Lama ya, kayak mau ngapain :D 


Pesta Kebun di Tsamara Resto

Tsamara Resto juga bisa disewakan sebagai lokasi pernikahan. Kapasitasnya 800-1000 orang, FREE SEWA GEDUNGNYA. HOREEEE.....

Calon pengantin tinggal membayar jumlah pax yang diinginkan. Harga per-paxnya Rp 115.000 - 155.000. Untuk vendor pernikahan lainnya, Tsamara Resto sudah bekerja sama dengan wedding organizer. Saat ditanya apakah bisa menggunakan WO/vendor dari luar, dari gaya jawabnya sepertinya tidak. Disarankan menggunakan WO yang telah bekerjasama.

Kalau dijadikan lokasi pernikahan, menurut saya gak perlu terlalu banyak dekorasi karena asli restorannya udah bagus banget. Kamu bisa bikin pelaminan rustic ala-ala gitu, kayaknya bakal keren kalau wedding di sini.

Nuansa shabby chic. Gemas parah!
Dokumentasi : Pribadi


Jika mau reservasi atau informasi lainnya, bisa menghubungi ke sini :
Tsamara Resto & Function Hall
Jl. Raya Hankam No.Kav. 69, Jatiranggon, Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat 17433
0812 - 9630 - 6796

Kamis, 14 September 2017

Tipe-tipe Calon Pengantin saat Memesan Undangan

Standard
Profesi saya selain ibu rumah tangga adalah tukang jual undangan. Yaps, saya buka lapak percetakan undangan pernikahan dan khitanan secara online, namun tetap bisa lihat sampel-sampel undangannya juga di rumah. Selama 3 tahun jualan undangan, saya bertemu dengan banyak sekali pasangan dengan berbagai karakternya. Kadang bikin adem, kadang bikin ikutan senewen, kadang bikin ngakak :D

Kamu tipe yang mana?
Foto : Pribadi


Kayak gimana aja sih, tipe-tipe pasangan yang pernah pesan undangan ke undanganbekasi.com ? Berikut saya coba rangkum pengalaman tim kami.

1. Tipe Pasangan Kompromi

Kebanyakan pasangan yang memesan adalah mereka yang mau berkompromi satu sama lain. Saling bertukar pikiran, kira-kira cocoknya undangan mana yang mewakili selera kedua mempelai. Kalau menghadapi customer yang begini sebenarnya biasa saja. Seperti biasanya, mereka bertanya, saya menjawab. Mereka curhat keinginan atau kebutuhan undangannya seperti apa, saya memberikan saran. Lalu mereka berdiskusi memilih.


2. Tipe Pasangan Kompromi, tapi Ngotot

Selain yang berkompromi (secara wajar), ada juga yang berkompromi pakai otot alias bertengkar. Ada yang bertengkar cuma sinis-sinisan, ada juga yang suaranya tinggi. Yang ini bikin deg-deg serrrr... Gimana rasanya berada di tengah dua pasangan yang lagi bertengkar? Ga enak banget pasti hahahaha. Mau ngasih saran, takut. Dibiarin malah bertengkar mulu. Haduuuhhhhh tipe begini yang bikin serba salah.


3. Tipe Lovebird

Yeaaa... Punya bisnis yang berhubungan dengan pengantin artinya kita akan berurusan dengan dua insan yang sedang jatuh cinta. Sebenarnya semua customer pasti sedang jatuh cinta dan bahagia sih, cuma kadang ada yang lebay. Hahaha... Ada aja pasangan yang hobinya mepet-mepet mulu, manja-manjaan di depan saya (lho!). 

Kalau masih cuma ucapan sayang mah, it's okay ya. Gimana atuhlah rasanya berada di tengah dua insan jatuh cinta sayang-sayangan, cubit hidung, gemas-gemas, haduuuhhhh..... Salah tingkah juga kan. Hahahahaa... Apalagi waktu saya belum nikah, kalau ketemu pasangan dimabuk kepayang begini malah jadi baper. Sekarang mahhhhhh... biasa aja. Cuma pingin nimpuk pake tisu. Woi mesra banget woi :D Tapi di sisi lain bahagia juga ya, mereka terlihat sangat saling mencintai <3 div="">


4. Tipe Ngariung

Pernikahan adalah menyatukan dua keluarga, bahkan sampai ada juga yang memesan undangan sambil membawa kedua keluarga. Orang tua ikut, calon mertua ikut, sampai kakak, adik, keponakan juga ikut. Alhamdulillah semuanya pengertian, jadi kalau lagi ramai begini kita semua duduk di lantai. Hehhehehehe... Maklum, ruangannya tidak terlalu besar :D

Terkadang yang seru dari pasangan tipe begini adalah milih undangannya lamaaaa buangetttt. Atau si ortu maunya apa, si camer maunya apa, pengantinnya maunya apa, gak ketemu. Akhirnya pesan dua jenis undangan berbeda :D


5. Tipe Terserah

Seperti judulnya, sang calon pengantin pasrah dipilihkan model undangan oleh pasangannya. Kadang ada yang cewek pasrah dipilihin yang cowok, tapi kebanyakan yang cowok pasrah dipilihin sama pengantin ceweknya. Ya iya lah! Itu kenapa undangan bunga-bunga masih laris manis. Hehehe... Kayaknya gak banyak juga cowok yang suka undangan model bunga-bunga shabby chic. 

Tapi seneng juga ya yang model begini, mengizinkan para perempuan mewujudkan dream wedding dengan segala konsep yang kita inginkan. Hihihi.. Asiiik!!! Mas bojo waktu nikah juga tipe yang ini. Model undangan saya yang pilih, beliau tinggal terima jadi dan minta sebagian jumlah untuk keluarganya. Doa dan harapannya semoga seterusnya setelah pernikahan selalu diizinkan belanja atau mendekor rumah sesuai yang kita inginkan. Aamiin... Pokoknya gak boleh protes kalau dekornya bunga-bunga. Gaboleh! :D

Yang repot adalah kalau kedua pengantin sama-sama tipe terserah. Waduh, berabe deh! Gak beres-beres ni nentuin model undangannya. Atau ada juga yang awalnya tipe terserah tapi ujung-ujungnya ngambek kayak :

"aku mau yang ini"
"tapi yang ini bagus"
"yang ini warnanya kurang oke"
"yaudah terserah kamu"
"yang ini ya?"
"gak tau ah, bagusan yang itu"

TERSERAH TAPI NGAMBEK YHAAAAA
Pusink.

Kalau kamu tipe yang mana nih kira-kira? Hayoooo.... wkwkwkwkwk









Rabu, 06 September 2017

Pengalaman Menutup Kartu Kredit Bank Mega

Standard
Ceritanya dulu tuh hilaf, baru kerja enakan di perusahaan yang baik, lalu kepingin punya kartu kredit. Alasan pertama kepingin punya kartu kredit Bank Mega adalah promo cicilan 0% dari sebuah e-commerce, namun ternyata begitu punya kartu kredit eh promo Bank Mega-nya malah habis. Nasippp... Hahahaha. Akhirnya kartu ini kepakai kalau belanja di Carefour aja, lumayan diskon 10%. Lalu dipikir-pikir, toh belanja bulanan juga ga ke Carefour, trus ngapain punya kartu kredit ini ya? HAHAHAHA DODOLNYAA DAKUH.

Kartu Kredit yang sudah digunting
Foto : Dokumentasi Pribadi

Rencana Menutup Kartu Kredit

Semenjak menikah, mas bojo juga mendidik istrinya dalam hal keuangan. Beliau ini prinsip keuangannya beda sama saya (dulu). Kalau saya dulu prinsipnya, kalau bisa dicicil ya kenapa enggak. Kalau beliau mikirnya "kalau bisa cash, kenapa harus kredit?". Nah, beda kan?

Awal nikah, saya masih meninggalkan beberapa cicilan. Lalu dikebut supaya semuanya segera selesai, alhamdulillah hanya sampai setengah tahun menikah semuanya sudah selesai. YEAAAHH... Lalu ditanya, "gimana, enak kan gak punya cicilan?". Eh, ternyata enak juga hahaha. Rasanya gaji lebih leluasa. Semenjak itu pula beliau berhasil menggerakkan hati saya untuk menutup kartu kredit.

Namun namanya niat, terlaksananya lama banget ya. Baru saat saya punya anak dan anaknya udah usia 8 bulan baru mewujudkan niat. Namun selama itu pula ini kartu jarang dipakai. Apa boleh buat, namanya ibu rumah tangga rempong baru sempat ke bank setelah sekian abad lamanya. Wkwkwk...

Tahapan Menutup Kartu Kredit Bank Mega

Tahap 1 : Cari informasi sebanyak mungkin

Pertama kali yang saya lakukan adalah cari informasi sebanyak-banyaknya bagaimana tata cara penutupan kartu kredit. Saya browsing, dan cari-cari di amplop awal kartu kreditnya diberikan. Dala buku panduan kartu kredit Bank Mega ternyata gak ada paparan cara penutupan kartu kredit. Duh, jebakan! Maksudnya apa nih? Hehehe.. Beruntung kita ada di era internet, di mana informasi apapun bisa kita cari. Huff....

Saya baca dan dapat banyak masukan, seperti datang langsung ke bank, bayar tagihan sebelumnya (ya iyalah sisssttt, menurut ngana?) kalau bisa daftar pembayaran tagihannya juga tersimpan rapih, dan catat atau simpan selalu berkas penutupan kartu kredit dalam proses penutupannya nanti.

Tahap 2 : Datang langsung ke Bank

Saya datang langsung ke Bank Mega terdekat. Sampai di bank, saya diarahkan oleh satpam untuk ke meja customer service. Mba CS lalu melacak aktivitas transaksi kartu kredit kita, apakah ada tagihan yang belum dibayar atau belum. Saat dicek, saya hanya menyisakan tagihan Rp 7500. Berdasarkan saran yang saya baca di internet, sebaiknya tagihan terakhir dibayarkan di teller karena akan dikenakan beberapa biaya tambahan, seperti biaya materai dan biaya pencetakan surat tagihan (karena saya biasanya pakai e-statement).

Benar saja, saya dikenakan biaya tambahan seperti materai dan pencetakan surat tagihan, total yang saya bayarkan RP 28.500. Tujuannya bayar tagihan terakhir di bank langsung supaya tagihan kita di bulan berikutnya benar-benar bersih. Jadi gak nyisa biaya administrasi bank lain, atau jenis tagihan/biaya lainnya.

Setelah bayar ke teller, Mba CS bilang saya harus telfon ke call center-nya. Agak gak praktis ya, kirain bisa tutup sekalian di teller, ternyata harus telfon. Hehehe... Nanti saya diminta mencatat nomor laporan penutupan kartu kredit saat telfon.

Tahap 3 : Telfon ke Mega Call

Tahapan selanjutnya adalah menelpon Mega Call. Kali ini saya merekam percakapan dari awal supaya gak luput mencatat nomor laporan. Gak usah repot, tinggal klik tombol rekam di smartphone saat menelfon. Rekaman percakapan pun otomatis tersimpan, tapi saya juga catat manual ya, supaya gak lupa hehehe.

Setelah dicek tagihan kita (dan tagihan saya sudah rebes semua, okedeh!), maka bank akan menutup kartu kredit kita. Selanjutnya, dia akan membacakan nomor laporan penutupan kartu kredit (wajib direkam/dicatat). Penutupan kartu kredit gak bisa langsung, akan diproses terlebih dahulu dan baru benar-benar ditutup setelah beberapa hari.

Setelah nomor laporan dibacakan, makanya kita wajib tanyakan :
APAKAH SUDAH BISA DIGUNTING KARTUNYA ATAU BELUM?

Jika sudah, maka silakan gunting kartu di bagian gartis hitam, dan potong chip pada kartu.

Tahap 4 : Closing Statement

Tahapan terakhir yang melegakan adalah datangnya Closing Statement, artinya kartu kredit sudah benar-benar ditutup. Email resmi dari bank terkait ini adalah bukti bahwa kartu kredit kamu sudah ditutup. Semua bukti-bukti penutupan kartu kredit sebaiknya disimpan rapih (kayak bukti pembayaran tagihan terakhir di teller, lalu guntingan kartu, lalu closing statement ini. Eh, tapi udah tersimpan di email juga sih).

Selesaaiiiiii......

Gimana, gimana? Gak susah kan? Asal rapih dan ikutin semua sistemnya. Kalau soal bujuk membujuk, pasti para petuga bank (baik di CS atau call center) akan bilang "Gak sayang kartunya ditutup?". Saya sih, alasannya "udah jadi IRT mba, sudah gak punya gaji". Padahal deseu gatau aja gajinya freelancer dan blogger anak bawang dari mana, ya gak? WKWKWKWK. Lalu akan hadir bujuk rayu lainnya, sarannya sih kekeuh aja dengan pendirian kalau mau tutup tup tup.

Kalau teman-teman, gimana pengalamannya?
Ada juga yang ingin atau sudah menutup kartu kredit dari bank lain?




Selasa, 29 Agustus 2017

Kopi Hijau, Pilihan Ngopi dengan Lebih Banyak Manfaat

Standard
Minum kopi adalah kegiatan yang menyenangkan sambil bersantai di rumah. Sayangnya, saya dan suami tipikal yang agak susah kena kopi, nih! Huhuhu… Salah pilih kopi malah bikin perut kembung dan mual. Oleh karena itu, saya jadi sangat pemilih dalam hal kopi untuk keluarga. Sampai beberapa waktu lalu sempat lihat sebuah produk ‘kopi hijau’. Kalau kamu baru dengar kata kopi hijau, berarti kita sama :D


Kopi hijau yang sedang hits saat ini
Foto : Dokumentasi Pribadi


Apa itu kopi hijau?

Kopi identik dengan warna hitam, bukan? Lalu apakah kopi hijau itu? Ternyata maksud dari kopi hijau adalah kopi yang berasal dari biji kopi yang tidak dipanggang. Selama ini kopi yang kita minum berasal dari biji kopi yang telah dipanggang hingga berwarna cokelat gelap hingga kehitaman. Makanya kopi jadi berwarna hitam.


Tidak hanya enak dinikmati, kopi hijau juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Foto : Dokumentasi Pribadi

Kalau mendengar kata ‘hijau’ biasanya lebih identik dengan lingkungan atau kesehatan.  Ternyata proses pemanggangan terhadap biji kopi dapat menghilangkan banyak zat bermanfaat yang terkandung di dalamnya. Sedangkan biji kopi yang tidak melalui proses pemanggangan akan terlihat mengkilap dan memiliki kandungan asam klorogenat yang lebih tinggi. Asam klorogenat mempunyai manfaat membakar lemak, lho! WHUAASIIIKKK :D

Selain asam klorogenat, kopi hijau juga punya berbagai manfaat seperti antioksidan, mengurangi tekanan darah, dan meningkatkan mood saat bekerja. Kafein yang terkandung dalam kopi hijau juga memiliki efek positif seperti meningkatkan kewaspadaan, memori, fokus, ketahanan tubuh, dan berbagai faktor lain dari kinerja positif (sumber : hellosehat.com).

Memilih Kopi Hijau

Kalau melihat manfaat di atas, sepertinya minum kopi hijau menyenangkan ya. Selain bisa membuat mood lebih positif, kita juga dapat merasakan manfaat yang lebih sehat. Ternyata gak susah lho, mencari kopi hijau di pasaran. Kemarin saya dapat Nescafe Green Blend di minimarket. Biasanya kalau sebuah produk sudah tersedia di minimarket, maka produk tersebut juga mudah ditemukan di berbagai supermarket besar bahkan sampai ke e-commerce.


Nescafe Green Blend, kopi hijau dengan aroma khas dan rasa yang lembut.
Foto : Dokumentasi Pribadi


Nescafe Green Blend ini merupakan racikan kopi khas Nescafe dengan kopi hijau dan krimmer.  Begitu diseduh, aroma kopinya khas banget. Haruuum… Bikin suasana ngopi jadi rileks. Nescafe Green Blend ini dikemas dalam sachet yang praktis, jadi gampang diseduh dan dibawa kemana-mana. Gak perlu tambah apa-apa lagi, karena racikan kopi, gula, dan krimmernya sudah pas. Kopinya pun nyaman di perut, gak bikin kembung setelah saya minum. Kopi Nescafe Green Blend ini sekarang jadi pilihan saya dan suami untuk ngopi di rumah. Senangnya bisa minum kopi dengan manfaat yang lebih sehat :)

Minggu, 13 Agustus 2017

10 Fakta Menarik tentang ASI dan MPASI untuk Bayi

Standard
Tahun pertama menjadi ibu benar-benar menantang ternyata, ya! Apalagi cara membesarkan bayi jaman sekarang beda dengan jaman orang tua kita dulu. Kalau dulu MPASI mulai 4 bulan, sekarang 6 bulan. Dulu MPASI belum pakai lemak tambahan, sekarang ada lemak tambahan. Dulu belum ada ASI hasil pompa, sekarang banyak yang pumping ASI. Perbedaan ini juga menuntut saya selalu belajar. Tidak hanya membaca dari berbagai buku, namun juga konsul ke dokter spesialis anak, ngobrol dengan teman yang berprofesi sebagai dokter, atau dengan para ibu yang lebih berpengalaman secara online atau offline. Pokoknya berbagai ilmu dicari demi si kecil, deh! Hihihi...

Beberapa waktu lalu saya berkesempatan menghadiri talkshow bertema "Solusi Menjawab Tantangan Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi Anak" yang diselenggarakan oleh Philips Avent dalam rangka Hari Anak Nasional. Acara ini bertujuan memberikan dukungan kepada orang tua untuk memahami nutrisi apa yang dibutuhkan si kecil dalam masa tumbuh kembang atau periode emas.

Yes.. Saya sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Berdua dengan Yasmin, kami berpetualang dari Bekasi ke Jakarta. Gak sabar untuk mendapat pengetahuan baru dari para narasumber. Dalam talkshow tersebut, Philips menghadirkan narasumber yang kompeten, Dr. dr. Damayanti R. Sjarif, Sp.A(K), dokter spesialis anak sub-spesialis nutrisi dan penyakit metabolik. Ini kesempatan bagus untuk mendengarkan nutrisi anak langsung dari pakarnya.

Baru saja menit-menit awal beliau berbicara, rasanya banyak sekali yang harus saya koreksi dari pemberian makan Yasmin. Huhuhu.... Eh, tapi belum terlambat sih! Alhamdulillah masih ada waktu memperbaiki makanan si kecil dalam periode emasnya. Banyak juga hal yang baru bagi saya, malah mematahkan anggapan yang selama ini saya dapat dari grup diskusi atau artikel di internet. Memang ya, belajar itu harus dari pakarnya. Hihihi.. Fakta menarik apa saja yang dipaparkan dalam talkshow kemarin? Simak ulasannya berikut ini, yuk!


Talkshow Solusi untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak bersama Philips Avent

1. Kekurangan nutrisi pada 1000 hari pertama anak akan berdampak seumur hidup

1000 hari pertama anak adalah periode yang sangat penting bagi kehidupannya, karena ini sini pembentukan dan pertumbuhan berlangsung. 1000 hari pertama dimulai saat bayi dalam kandungan sampai usia 2 tahun. Waduuuuhhh..... Jadi merasa bersalah, makan apa ya saya waktu hamil dulu? Hehehe... Ternyata nutrisi saat hamil juga sangat penting. Jadi bagi para ibu hamil, jangan malas makan-makanan sehat ya demi si kecil.

Jika bayi kekurangan nutrisi pada 1000 hari pertamanya, yang akan terjadi adalah otak si kecil akan kurang berkembang (oleh karena itu lingkar kepala bayi harus rutin dicek). Jika hal itu terjadi, maka akan berpengaruh pada IQ bayi. Manusia yang memiliki IQ rendah akan kesulitan dalam mengenyam pendidikan, atau saat bekerja dewasa nanti. Kebayang kan, jika anak Indonesia memiliki IQ pas-pasan karena asupan gizinya kurang? Mereka hanya bisa menjadi pekerja kasar atau level staff karena tingkat pendidikan tidak begitu tinggi. Jika anak-anak memiliki IQ lebih tinggi, diharapkan mereka dapat menyelesaikan pendidikan yang lebih tinggi, dan mendapat posisi yang lebih baik dalam pekerjaan.

2. Bayi cepat gemuk, bagus atau tidak?

Banyak yang senang bayinya gemuk, bayinya buntal, pipinya menal-menul. Sama, saya juga :D

Berat bayi besar sebanarnya tidak apa-apa selama kenaikan berat badan bayi masih normal atau sesuai dengan grafik KMS (Kartu Menuju Sehat). Jika kenaikannya di luar normal, dikhawatirkan bayi mengalami gangguan metabolik.

Bayi yang mengalami gangguan nutrisi dalam 1000 hari pertamanya berisiko mengalami penyakit metabolik seperti obesitas, diabetes, atau jantung koroner. Pasti diantara kita ada yang mudah banget gemuk. Minum air putih aja kayaknya bisa gemuk. Hehehe... (berasa ngomongin diri sendiri, Wid!). Naaah, itu karena metabolisme kita tidak maksimal dalam membakar makanan. Ini bisa disebabkan karena kesalahan pemberian makan saat kita kecil. Selain itu, bayi yang kekurangan nutrisi juga menciptakan manusia stunting (pendek). Nah, kan! Saya lagi. Wkwkwkwk. Jangan heran kalau generasi muda Jerman sekarang badannya tinggi-tinggi buanget. Itu karena gizi mereka sejak kecil sangat diperhatikan.

Nasi sudah jadi bubur. Gak apa-apa lah, ya bunda gampang gemuk dan imut-imut begini. Anaknya jangan :D Mari kita belajar!

3. Kandungan nutrisi pada ASI semakin hari semakin berkurang

dr. Damayanti menjelaskan bahwa bayi biasanya akan mulai kekurangan nutrisi saat berusia 3 bulan. Ini disebabkan oleh kandungan nutrisi dalam ASI ibu mulai berkurang, terutama zat besi yang berpengaruh dalam perkembangan otak. Pada usia 6 bulan, zat besi dalam ASI jumlahnya sangat sedikit, malah mendekati habis. Oleh karena itu bayi membutuhkan MPASI (makanan pendamping ASI). Pemberian asi eksklusif lebih dari 6 bulan tidak direkomendasikan karena zat gizi dalam ASI ibu tadi semakin berkurang. Sedangkan bayi di bawah 6 bulan yang mengalami kesulitan naik berat badan, bisa berkonsultasi dengan dokter untuk solusinya (entah MPASI dini atau solusi lainnya, tergantung kondisi).


4. Pemberian ASI lewat botol dan dot, Yes or No?

Banyak sekali isu yang beredar seputar bahaya penggunaan dot, mulai dari bingung puting sampai penyakit infeksi menyeramkan. Lhoooo, kok begitu? Apa memang segitu berbahayanya menggunakan dot?

dr. Damayanti mengatakan bahwa risiko penggunaan dot ada jika wilayah kita tinggal bermasalah dengan sanitasi seperti di wilayah Afrika. Misalnya, susah air besih. Nah, ditakutkan penggunaan botol dan dot malah jadi tempat tempat tumbuh kuman. Namun bagi kita yang tinggal di perkotaan ini, resiko air bersih itu gak separah di pelosok lah ya. Setidaknya kita bisa cuci piring tiap hari. Justru media pemberian ASI atau susu dengan sendok atau pipet tidak direkomendasikan oleh dr. Damayanti karena susu/ASI mudah terbuang juga tidak sesuai oromotor anak. Salah satu ikhtiarnya adalah memberikan botol susu dan dot terbaik bagi si kecil. Saya juga memilah-milih mana botol susu dan dot yang bagus dan natural seperti cara kerja payudara ibu.

Baca : 5 Alasan Mengapa Saya Memilih Botol Susu Philips Avent Natural 2.0


5. Sayur dan buah bukan jadi kebutuhan utama bayi

MPASI bayi isinya buah atau sayur terus? Hati-hati nanti bayi akan kekurangan zat gizi lainnya. Sama seperti kita, bayi juga butuh karbohidrat, protein, lemak, vitamin & mineral. Namun, bayi tidak membutuhkan banyak serat seperti kita. Kebanyakan serat justru akan 'menarik' zat gizi lainnya seperti zat besi. Padahal zat besi tersebut sangat dibutuhkan bayi. Oleh karena itu, menu bayi sebaiknya ada karbohidrat, protein hewani & nabati, juga lemak. Nah, jadi metode MPASI food combining sepertinya kurang cocok untuk bayi. Lebih cocok menu 4 bintang atau pakai pedoman gizi seimbang aja :)

6. Sebagian besar ibu tidak mencoba hal ini dalam pembuatan MPASI

Banyak ibu-ibu yang mengeluhkan bayi tidak suka MPASI yang ibunya buat. Mendengar keluhan ini, dr. Damayanti selalu bertanya : "Sudah dicicipi belum MPASI-nya?"

Hahaha.. Ngaku deh, saya juga gak selalu nyicipin MPASI Yasmin. Kalau MPASInya gak enak, ya wajar aja bayinya gak suka. Oleh karena itu, masak MPASI juga harus enak. Pengalaman saya, kalau masak MPASI 4 bintang biasanya tetap terasa enak walau tanpa gula/garam/penyedap.

7. Bayi susah makan? Simak tips unik ini!

Suatu hari ada pasien dr. Damayanti yang mengeluh anaknya berhenti makan. Tidak mau makan apa-apa. Saran dokter adalah memberikan makanan kesukaan ibunya saat hamil.

"Ibunya suka makan apa saat hamil?"
"Steak, dok"
"Berikan steak untuk bayinya"
"Hah, bayi makan steak?"
"Ya dihaluskan dulu steaknya"

Ternyata bayinya habis banyak makan steak dan mashed potato.
Ayo ibu-ibu, coba diingat lagi kemarin saat hamil ngidam apa? Hihihi...

8. Boleh mengenalkan cita rasa masakan Indonesia pada bayi

Anak kita makan apa? Keju? Olive oil? Padahal santan bagus lho, untuk MPASI. Saya juga gak kepikiran memberikan santan dalam menu Yasmin. Tidak apa-apa ternyata jika si kecil mencicipi opor ayam, atau makanan lain yang mengandung bumbu rempah-rempah. Tapi opor ayamnya dihaluskan dulu ya. Hehehe...

Sejak dalam kandungan, bayi-bayi kita sudah mencicipi rasa opor ayam, rendang, ayam penyet, dan masakan Indonesia lainnya. Kemungkinan besar bayi akan doyan dengan makanan tersebut karena sudah mengenali rasanya.

Oke deh, berarti Yasmin sudah sangat familiar dengan nasi bebek ya *eh :D

9. MPASI Instan, Why Not?

Boleh gak sih, MPASI instan? Boleh. Gak apa-apa kok. Malah MPASI instan kandungan gizinya lebih bagus dari MPASI yang dibuat asal-asalan. MPASI instan tidak mengandung pengawet, karena proses pembuatannya berasal dari bahan-bahan yang dikeringkan.

Namun perhatikan, MPASI instan yang kita gunakan harus ada izin Badan POM. Kan ada tuh, kemarin produsen MPASI yang digrebek karena belum mendapatkan izin BPOM. Makanan bayi yang sudah ada BPOM-nya setidaknya menjadi 'garansi' makanan tersebut telah melalui proses pembuatan yang layak dan aman dikonsumsi untuk si kecil.

10. Bahan MPASI bergizi tinggi tidak harus mahal

Ibu pasti selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya, termasuk MPASI. Sampai dibela-belain beli bahan makanan yang mahal-mahal. Hihihi... Gak salah kok, bagus juga. Namun bahan makanan yang bergizi untuk MPASI juga tidak harus mahal, lho!

Tahu tempe bagus untuk protein nabati, mudah didapat dan terjangkau. Ikan bergizi gak harus ikan salmon. Ada juga yang kandungan gizinya lebih tinggi dari ikan salmon tapi lebih murah, yaitu ikan kembung, makcarel, dan tenggiri. Protein hewani ada yang murah dan mudah didapat, kandungan zat besinya malah lebih tinggi dari daging sapi, yaitu hati ayam.

Oleh karena itu, tidak perlu sulit-sulit mencari bahan MPASI. Malah saran dr. Damayanti adalah bayi makan makanan sama seperti orang rumah. Yang membedakan adalah cara penyajiannya saja (dihaluskan atau disaring dahulu). Saya banget itu, mah! Supaya hemat, MPASI ambil dari belanjaan dapur saja. Hihihi... Jadi setiap hari selalu bikin MPASI fresh untuk si kecil.


Tantangan Orang Tua Masa Kini

Banyak ya, serba-serbi mengenai makanan untuk anak. Saya pun ingin memberikan yang terbaik untuk Yasmin dalam 1000 hari pertamanya. Namun menjadi orang tua masa kini 'berbeda' tantangannya. Menurut data BPS tahun 2016, jumlah pekerja wanita hampir setara dengan pekerja pria yaitu 40% dari seluruh angkatan kerja. Sedihnya, 64% wanita bekerja belum bisa memberikan ASI secara optimal kepada bayinya.

Sebenarnya, dengan manajemen ASI yang baik, si kecil tetap bisa mendapatkan ASI secara eksklusif hingga 2 tahun. Oleh karena itu, perlu edukasi para working mom untuk belajar memompa ASI, cara menyimpan ASIP, dan pemberian ASIP.

Philips Avent dengan pengalaman klinis lebih dari 30 tahun dalam menyusui bayi telah mendesain dan menghasilkan produk-produk yang memenuhi kebutuhan para ibu dalam memberikan ASI atau susu bagi bayi & anak. Dalam pembuatan produknya, Philips Avent juga melibatkan para ibu sehingga produk yang dihasilkan menjadi user friendly alias mudah digunakan dan sesuai dengan kebutuhan.

Berbagai produk telah dihasilkan untuk mendukung working mom dapat memberikan ASI kepada bayi, seperti pompa asi manual dan elektrik, penghangat asi (bottle warmer), alat sterilisasi (steriliser), kantong ASI, botol susu dan dot natural, serta perlengkapan menyusui lainnya. Yasmin juga pakai botol susu dan dot Philips Avent Natural 2.0 yang anti-tumpah (gak netes-netes), botolnya wide neck sehingga gak banyak udara masuk saat menyusui, dan bentuk dotnya seperti payudara ibu.

Pompa ASI Philips AVENT
Sumber : Facebook Philips AVENT Indonesia


Masuk ke tahap MPASI, Philips Avent juga memberikan solusi persiapan makanan dimana steamer (pengukus) dan blender (penghalus) disatukan. Praktis dan higienis, karena gak perlu pindah-pindah tempat setelah dikukus ke blender. Bahkan ada juga produk Philips Avent yang 4-in-1 Healthy Baby Food Maker, di mana fungsi alatnya ada kukus, blender, defrost (menghangatkan dari beku), dan reheat (menghangatkan kembali). Sangat berguna untuk para ibu menyiapkan MPASI si kecil, bahkan ada tempat penyimpanannya juga. Jadi bisa masak MPASI untuk makan selanjutnya.

Penampakan 4-in-1 Healthy Baby Food Maker

Philips Avent juga menyediakan peralatan makan dan minum yang dikembangkan oleh psikolog terkemuka. Ada set mangkuk, piring, dan sendok garpu, juga cangkir. Yasmin pakai Philips Avent trainer cup supaya gak kaget saat awal-awal MPASI minum dari botol ke cangkir. Lalu, karena sekarang Yasmin sudah bisa minum pakai sedotan, dia sekarang pakai Avent Straw Cup. Tempat minum Philips Avent bisa membantu masa transisi si kecil ke tempat minum dewasa tanpa berantakan.

Salah satu alasan mengapa saya juga suka dengan produk Philips Avent ini adalah mudah didapat secara offline dan online. Philips Avent banyak tersedia di toko bayi, maupun di berbagai e-commerce. Selain mudah didapat, Philips Avent juga banyak mengadakan promo salah satunya seperti di JD.id, cek promonya di sini. Ada Philips Avent Awesome Deals dengan bonus voucher hingga 300 ribu rupiah. Duh, jadi pengen belanja lagi :D

Menjadi orang tua masa kini memang banyak tantangannya ya, karena kita juga (terutama sebagai ibu) harus tetap produktif dan berkarya. Tapi jangan sedih, semua ada solusinya kok! Yuk, semangat terus belajar agar selalu dapat memberikan yang terbaik untuk si kecil. Semoga si kecil tumbuh sehat dan bahagia selalu, moms :)

Selasa, 01 Agustus 2017

5 Alasan Mengapa Saya Memilih Botol Susu Philips Avent Natural 2.0

Standard
Sejak awal lahir sampai sekarang, Yasmin minum ASI. Meskipun saya ibu rumah tangga, saya tetap memerah asi untuk stok. Stok ASIP bermanfaat banget lho, ternyata. Misalnya saat mau ada urusan sebentar ke bank, saya memilih untuk tidak membawa bayi. Bahkan saat me time ke skincare hehehehe. Saya suka titip Yasmin ke ibu mertua, lalu saya facial sekitar 2 jam. Kebetulan skincare langganan saya dekat dari rumah mertua.

Memilih untuk memerah ASI, otomatis kita juga harus memilih media pemberian ASIP-nya. Saya juga sempat ikut beberapa grup untuk ibu hamil dan menyusui. Ada yang kontra sama pemberian botol susu dot, lho kenapa? Katanya sih, takut anaknya tersedak lah, bingung puting lah. Duh, kok jadi parno ya buibuuu??? Mbegitulah, bukan mamak-mamak masa kini kalau gak dibuat parno sama ibu-ibu di grup online. Secara ibu-ibu di diskusi grup galak dan sotoy-nya melebihi yang ahli. Hahaha...

Saran saya, jangan berhenti mengkroscek ulang informasi yang kita dapat. Cari lebih banyak lagi pendapat, kalau bisa dari yang ahli seperti dokter spesialis anak, bahkan sub-spesialisnya. Bisa juga mencari referensi dari ibu berpengalaman lainnya, atau browsing di internet dari situs yang kredibel.

Persoalan botol susu, saya juga gak mau sembarangan. Sebenarnya masalah bingung puting atau tersedak itu ada solusinya, kok! Yaitu bagaimana kita memilih botol susu yang terbaik untuk si kecil. Pilihan saya akhirnya menjatuhkan pilihan ke botol susu dan dot Philips Avent Natural 2.0.

Nah, ini dia 5 alasan mengapa saya memilih botol susu dan dot Philips Avent Natural 2.0 !


Botol Susu Philips Avent Natural 2.0
Foto : Dokumentasi Pribadi

1. Dot yang lembut dan menyerupai payudara ibu

Pertama kali pegang dot Philips Avent Natural 2.0, kesannya adalah bentuk dot-nya unik dan lembuuuut banget. Beda dengan dot silikon biasanya. Ternyata bentuk dotnya dibuat menyerupai payudara ibu, ujung dotnya juga begitu. Nah, ini supaya si kecil gak bingung puting. 

Yasmin biarpun menyusu ASIP dari botol tapi tetap nempel banget kok ke saya. Menyusui langsungnya tetap lancar dan lama. Jadi, no worries lah ya :)

Bentuk dot yang lembut dan menyerupai payudara ibu
Foto : Dokumentasi Pribadi

2. Aliran susu yang dapat disesuaikan

Kenapa sih, bayi bisa tersedak? Itu karena aliran susunya terlalu deras, sedangkan aliran susu ibu kan bisa menyesuaikan dengan kebutuhan si kecil dari usianya. Inget dong, prinsip ASI itu sesuai permintaan bayi? Kebutuhan ASI bayi yang baru lahir tentu berbeda dengan kebutuhan asi anak 3 bulan, deras aliran asinya juga beda. Nah, prinsip ini juga yang digunakan oleh Philips Avent Natural 2.0.

Dotnya ada bermacam-macam varian yang bisa dipilih sesuai usia si kecil. Ada yang 0 bulan, 0+, 1+, 3+, 6+, 9+, dan ada juga yang untuk cairan kental. Yasmin masih pakai yang 6+ sekarang sesuai usianya 7 bulan. Sejauh ini sih, Yasmin gak pernah tersedak walaupun minum ASIP melalui botol susu. Amaaannn...

Pilih dot sesuai usia bayi
Foto : Dokumentasi Pribadi

3. Botol mudah dibersihkan

Salah satu hal yang ditakutkan saat menggunakan botol susu dan dot adalah soal kebersihannya. Bagaimana tidak, botol susu yang tidak dibersihkan dengan baik malah jadi sarang kuman juga jamur. Hiii... Gak kebayang kalau sampai masuk ke perut bayi :(

Kesulitan saat membersihkan botol susu biasanya adalah di leher botol dan lekukan di bagian bawah leher botol. Nah, karena leher botolnya kecil. jadi jari kita susah masuk untuk lebih detil membersihkan bagian dasar dan lekukan botol lainnya. Akhirnya nyuci botolnya jadi males atau asal-asalan :D Apalagi kalau yang nyuci botol ART, bisa jadi gak sedetil kita (atau malah kebalikannya hehehe).

Nah botol susu Philips Avent Natural 2.0 ini punya bentuk wide neck alias leher botolnya lebar. Jadi mudah dibersihkan seluruh bagian sampai lekukan di dasar botol. Jangan lupa untuk mensterilisasi botol susunya setelah dicuci agar yakin botol susu untuk si kecil benar-benar higienis dan bebas kuman.

Oh iya, teknologi wide neck ini juga berguna agar mencegah banyak udara masuk ke dalam botol saat si kecil minum. Jadi gak kembung karena minum susu + angin hehehe :D

4. Nyaman dipegang si kecil

Ini juga salah satu alasan mengapa saya suka banget sama botol susu Philips Avent Natural 2.0. Bentuk botolnya melengkung di sisi kanan dan kiri dan gak licin. Enak buat kita genggam, bahkan Yasmin pun kayaknya kalau pegang botol ini 'plek' banget, gak jatuh. Bisa melatih Yasmin juga deh untuk pegang botol susu sendiri.

5. Mudah didapat di mana-mana

Ini harusnya jadi alasan pertama ya, hehehe... Philips Avent Natural 2.0 ini gampang dicari di mana-mana. Kalau ke baby shop, pramuniaganya juga merekomendasikan produk-produk Philips Avent. Pokoknya gak akan susah cari Philips Avent ke toko bayi. Berbagai e-commerce pun juga menjual produk Philips Avent. Malah ada program khusus 'Philips Avent Day' (seperti di JD.id) jadi bisa dapat harga promo deh. Yeay!!! Tapi kalau saya lebih suka nyari e-commerce yang gratis ongkir kayak blibli.com hehehe.. Selain banyak promo dan gratis ongkir, packing-nya blibli emang rapih bener. Dijamin aman deh produk yang kita beli sampai ke rumah.

Pengalaman saya saat mencari perlatan bayi adalah kesulitan mencari sparepart. Duh, itu ngerepotin banget! Bayangkan kalau susah (atau bahkan gak ada) sparepart-nya. Rusak satu bagian, gak bisa kepakai lagi deh tuh! Mubazir banget kan? Nah sejak itu saya cari perlalatan bayi yang sparepartnya dijual terpisah juga dan mudah didapat.

Kayak botol susu Philips Avent 2.0 ini misalnya. Udah punya botol susunya, kalau mau ganti dot sesuai usia, tinggal beli dotnya saja. Botolnya masih bisa dipakai terus. Jadi bisa lebih hemat buibu. Gak perlu beli satu set dari awal hehehe...


Gak cuma botol susu dan dot saja, sih. Saya juga mempercayakan peralatan bayi lainnya ke Philips Avent, karena dalam pembuatan produknya Philips Avent juga melibatkan para ahli dan ibu-ibu langsung. Jadi selain teknologi produknya bagus, Philips Avent juga melahirkan produk yang user friendly, sesuai dengan kebutuhan kita. Saya juga pakai blendernya untuk MPASI Yasmin, dan emang enak dipakai. Dari jaman orang tua saya juga udah gak ragu sama kualitasnya Philips untuk berbagai kebutuhan rumah tangga.

Have a nice day, mommies. Mari bahagia agar anak-anak kita juga tumbuh menjadi anak yang bahagia :)

Rabu, 19 Juli 2017

Tempat Wisata di Indonesia yang Hits di Tahun 2017

Standard
Siapapun setuju jika Indonesia memiliki banyak tempat wisata yang luar biasa indah. Banyak tempat yang bisa dijelajahi mulai dari gunung, laut, bahkan danau buatan. Setiap tahunnya selalu ada tempat wisata baru yang bisa dikunjungi, namun tidak semuanya dapat dilirik oleh wistawan baik asing maupun lokal.
Di tahun ini, ada banyak tempat wisata di Indonesia yang berhasil muncul kepermukaan dan menjadi hits. Terutama dengan bantuan media social yang sangat cepat memberikan informasi mengenai tempat wisata tersebut. Dan berikut beberapa tempat wisata di Indonesia yang hits di tahun 2017.

Labuan Bajo
Sumber : lepirate.com

Labuan Bajo

Dulunya tempat ini hanyalah menjadi persinggahan saat wisatawan akan menyebrang ke Pulau Komodo. Namun seiring perkembangan waktu dan usaha dari pemerintah untuk memperbaiki infrastrukrtur dan juga fasilitas, maka Labuan Bajo pun mulai dilirik wisatawan. Ada banyak tempat yang bisa dijelajahi disini, salah satunya adalah Pulau Padar.

Nusa Penida

Angel Billabong
Sumber : phinemo.com
Ada banyak spot menarik di tempat wisata ini, salah satunya adalah pantai kelingking yang menyerupai gugusan kepulauan di Raja Ampat. Selain itu ada Angel Billabong, tempat kamu bisa berenang secara bebas. Lalu ada Broken Beach, dengan lubang di tebingnya dan alam bawah lautnya yang diklaim sebagai pemandangan bawah laut paling indah di Bali.

Taman Nasional Wakatobi

Beralih ke Sulawesi, Wakatobi merupakan singkatan dari gugusan kepulauan yang ada di Tenggara Sulawesi yaitu pulau Wangi-wangi, Kaleidupa, Tomia dan Binongko. Selain pantai-pantainya yang indah, Wakatobi pun memiliki keindahan alam bawah laut yang mempesona dengan ekosistemnya yang masih terjaga dan alami. 


Weekuri Lagoon

Weekuri Lagoon
Sumber : breaktime.co.id

Tempat wisata di Indonesia yang hits selanjutnya adalah Weekuri Lagoon yang berada di tanah Sumba. Airnya yang bening dengan panorama pemandangan sekitarnya menambah kecantikan dari tempat ini. Weekuri Lagoon juga sempat dijadikan sebagai tempat syuting film kolosal Pendekar Tongkat Emas.

Jembatan Cinta Pring Wulung, Purbalingga

Jembatan berbentuk hati ini berada di tengah persawahan di daerah Purbalingga. Maka tak heran, dengan jembatan berbentuk unik ditambah pemandangan hijau disekelilingnya menjadikan tempat ini ramai dikunjungi anak muda untuk melakukan swafoto dan memajangnya di Instagram. Tak percaya, coba search dengan hashtag #JembatanCinta, kamu pasti menemukan banyak anak muda yang berfoto di sini.

Pulau Kelor

Sumber : wisatakomodotours.com

Berlokasi di Kepulauan Seribu, namanya memang belum setenar Pulau Tidung atau Pulau Harapan. Tapi keindahannya tak kalah dengan kedua pulau tersebut. Pernikahan sepasang artis tahun lalu menyebabkan banyak orang yang ingin berkunjung ke pulau ini.

Pulau Tankin dan Pantai Mutun

Tempat wisata di Indonesia selanjutnya terletak di Lampung. Pantai ini memiliki banyak aktivitas air yang menantang dengan pasir putih dan air lautnya yang jernih. Yang unik adalah disini terdapat sebuah papan luncur tinggi seperti yang biasanya terdapat di waterpark, dan kamu bisa langsung berseluncur lalu mendarat di laut.

Pulau Pahawang

Masih di Lampung, Pulau Pahawang berjarak sekitar 90 menit dari kota Bandar Lampung. Keindahan pulau ini tak hanya terletak diatasnya, tetapi juga memiliki keindahan alam bawah lautnya. Dengan pasir putih dan air lautnya yang bening berkilau, pulau ini siap memanjakan matamu terlebih dengan bukit-bukit hijaunya yang menjadikan pulau ini banyak masuk ke dalam paket-paket agen perjalanan.

Penasaran dengan sisia tempat wisata di Indonesia lainnya? Cek di sini dan selamat menentukan kamu akan berlibur kemana.