Sunday, June 27, 2010

Beachole hunting

Kamera Lubang Jarum memang penuh pesona. Belum bosan dan hilang penasaran saya memainkan kamera ini. Kali ini Kamera Pinjaman hunting lubang jarum di pelabuhan Sunda Kelapa - Jakarta (26/6).



Kendala terbesar hunting kali ini adalah cuaca. Wes, jangan ditanya deh! Kulit sampai mengelupas ketika pulang. Belum lagi hal ini sangat berpengaruh dengan waktu pengambilan cahaya. Biasanya kamera saya membutuhkan waktu 20 - 40 detik, tergantung kondisi cuaca dan cahaya. Namun kemarin 15 detik saja sudah over. Alhasil gambar saya hitam-hitam deh. hehe..

Kali ini saya berhasil menculik adik kelas saya, Benbageura dan rekan saya Nia juga Tya untuk ikut hunting. Tuh kan, mereka ketagihan juga main lubang jarum! (Jangan salahkan saya ya!) hehe..


Om Ifan diwawancara "Bukan Empat Mata"



meraba-raba lewat changing bag



diskusi bersama



BORR TERUSS OMMM



saya dan Ben, mengamplas lensa diiringi lagu d'Bagindas



KELUARGA BESAR KAMERA PINJAMAN

Saturday, June 26, 2010

Dobel-dobel.. Boleh Juga

Kalau kata orang, ini "Double Exposure". Kalau kata adik saya, ini gambar ditumpuk-tumpuk. Kalau kata ibu saya, "ini penampakan ya, wid?"

Well, apapun orang bilang saya suka sekali dengan efek gambar ini. Caranya gampang :

- shoot 1 kali, puter balik rol (rewind) secukupnya.
- shoot lagi satu kali. Kalau mau diulang lagi langkah diatas juga bisa.

Saya memotret ini sebelum ke sport center buat hunting underwater kemarin. Hasil dengan Kodak 200 lumayan memuaskan. Saya suka kontrasnya. Ciamik euy.. ^^

Gambar seperti ini gampang sekali kita dapatkan kalau pakai Photoshop. Kita hanya perlu bermain opacity dan style pada tiap levelnya. Tapi tetap saja, mendapatkan gambar seperti ini dengan alami ada sensasinya. Tanpa efek apapun. Apalagi kamera yang saya pakai bukan lomo (maklum, belum ada modal beli lomo-lomoan), cuma bersenjatakan tustel alias diketus nyetel. Hehe..




Friday, June 25, 2010

DIBAWAH AIR

Awalnya rol ini dipakai untuk pergi ke Bandung bersama tim bocor. Tapi ternyata saya malah ga pakai rol ini sama sekali. wakakak e e *nyanyi bola*

Rabu lalu (23/6) saya iseng mengajak adik bontot saya berenang. Saya pun memodifikasi kamera saya menjadi underwater. Caranya gampang!! Ambil plastik bening, bungkus kamera anda dengan rapih, lalu selotip/lakban sebanyak2nya. Yang penting tidak tembus air. Pastikan scrool dan pembuka lensanya masih dapat dipakai dengan lancar. That's it.

Adik saya senang sekali belajar memotret dibawah air, pakai analog lagi. Wiww, lumayan nih, ilmu bisa ditularkan. hehe..

Inilah beberapa hasil foto saya dan kentos (Muhammad Ali Basyir) menggunakan senjata Fuji analog jaman SMP dan amunisi kodak color plus 200.





Wednesday, June 16, 2010

18's memories


Apa kesan anda tentang usia 18 ?
Di tahun ini saya mengenal pekerjaan volunteer yang sangat menyenangkan. Saya dulu tak percaya dengan cinta pandangan pertama, tapi akhirnya saya percaya ketika bertemu dengan anak-anak rumah singgah Balarenik. Selain itu, saya dapat mewujudkan satu mimpi besar saya, mempunyai sebuah usaha.

Apa yang 'pertama' di usia 18?
1. Usaha pertama yang konsisten : SNAPP!
2. Laptop pertama : Acer
3. Modem pertama : mobi - mobile 8
4. Roll film pertama : Lucky BW
5. Kamera buatan sendiri pertama : Pinhole dari kaleng

Apa yang identik dengan usia 18?
Kerja keras!

Apa yang paling anda ingat di usia 18?
Jatuh bangun mendirikan usaha sendiri

Apa yang anda pelajari di usia 18?
Belajar merasa cukup dengan apa yang kita punya. Dan banyak berbagi dengan orang lain akan menumbuhkan rasa qana'ah itu.

Apa hikmah kehidupan yang anda dapet dari usia 18?
Sesuatu yang kita raih dengan susah payah, pasti akan menghasilkan sesuatu yang lebih indah daripada yang instan.
Banyak belajar dari orang lain pasti akan membuat kita lebih bijak dan berpandangan luas dalam berpikir.

Apa cita-cita anda di usia 18?
Tetap, ingin pergi ke Sydney dan menjadi volunteer.

Apa harapan anda yang belum tercapai di usia 18?
Kuliah. Dengan studi yang sesuai dengan minat saya.

Apa pencapaian anda di usia 18?
Mempunyai usaha sablon satuan SNAPP!, menjadi volunteer dan pengajar di rumah singgah balarenik.

Apa moto anda di usia 18?
Humanity

Apa anda ingin merubah moto hidup anda? Menjadi apa?
3H. Humanity, Honesty & Hardworker.

Apa pengalaman terkacau di usia 18?
Membanting pintu terlalu keras ketika pergi, tanpa menyadari bahwa mungkin suatu saat kita akan kembali melalui pintu itu.

Apa target anda di usia berikutnya?
Kuliah. Mendalami bidang komunikasi untuk dapat bekerja di media.

Siapa 18 orang tersayang anda?
1. Ibunda, Any Suryanti
2. Yuliyanti
3. Mustasyar
4. Lia Lestari
5. Elia Lindra
6. Pandu Pramaditha
7. Devi Yundatura
8. Vi Purnama
9. Bahum
10. Grand Pa (R.I.P) Grand Ma
11. Ayahanda, Darmadi
12. 1st brother, Umar Nur Zaman
13. 2nd brother, Muhammad Ali Basyir
14. Bagus Nugroho
15. Callista, Adinda & Anindya
16. Gunardi Wira Putra
17. Balarenik
18. Pooh & Dolphin

Apa doa anda meninggalkan usia 18?
Semoga Alloh senantiasa memberkahi usia saya, semoga saya senantiasa dibawah perlindungan, cahaya dan kasih sayang hakiki-Nya. Amin.

Tuesday, June 1, 2010

TIM BOCOR : Bandung Trip

Whuaa... sudah lama sekali ya saya ga update! Mumpung dinas malam di kantor dan lagi ga ada pengganggu, saya mencuri koneksi di kompi bos (seperti biasa) *winkwink.

Saya punya sahabat baru, proudly introduce : TIM BOCOR!!!
Mengapa namanya tim bocor? Saya juga ga tau sih, nerimo aja dinamain begitu. hehe..

Vi Purnama, Dewa Ayu, Pandu Pramaditha, Kiko Rizqiardana, Tania Nastasya Berlian, Widya Darma, Elia Lindra, dan sebenarnya ada lagi Devi Yundatura. Berhubung teh Devi baru punya dedek Dya, jadi belum bisa ikut trip bersama.

Awal rencana kami adalah trip ke Pulau Tidung, namun karena satu dan lain hal akhirnya malah jadi ke Bandung. Berangkat dari Jakarta sabtu (29/5) malam jam 22.30 dan sampai di Bandung pukul 01.30, kami semua menginap di rumah Kak Tania.



Hari diawali dengan saya tidur-tidur ayam, dan Teh Via ga tidur sama sekali cuma mantengin laptopnya sampai pagi. Jam 5.00 saya sudah bangun (tumben, alhamduillah subuhnya tepat waktu ^^). Iseng-iseng, saya snapshot muka-muka tidur mereka (kecuali teh Via). Hasilnya.. PARAHHHHHHHHHHHHH!

Saya ga tau ya, ini beneran dia ga sadar atau enggak (ngakunya sih enggak)! Pandu tidur sambil nungging ^^. Kayaknya mimpi sholat subuh tuh dia.



Menunggu mentari pagi, saya, Teh Via, Pandu, Elia & Kiko naik ke roof rumah untuk mengambil Sunrise Session.



Disambung dengan sarapan pagi, sambil menunggu Kiko foto-fotoin pre weddingnya Elia & Pandu. Lalu kami istirahat lagi sambil leha-leha. 3 cowok bocor berpose indah ^^.




Cewek bocor juga enggak mau kalah dong!!!



Siangnya, tak lupa kami lunch di Ma'Uneh - Padjajaran. Resto sunda ini ada di gang kecil. Tapi ruamenyaaa... bukhan maenn!!!





Selesai sudah kami seharian di Bandung. SALTO SALTO SALTO!